Geger! Aktivis Flotilla di Israel Bersujud dan Tangan Diikat, Netanyahu Kritik Langkah yang Tak Sesuai Norma
--
AYUMI.id – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kritik Netanyahu terhadap aktivis Flotilla di Israel yang bersujud dengan tangan diikat yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!
Perlakuan terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan di Israel memicu sorotan dan kecaman internasional. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, turut menanggapi tindakan yang dilakukan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, terhadap para aktivis tersebut.
Mengutip laporan AFP pada Kamis (21/5/2026), Netanyahu menilai perlakuan Ben Gvir tidak mencerminkan prinsip maupun standar yang dijunjung Israel. Ia menyampaikan bahwa tindakan tersebut dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai negara itu.
Baca juga: Sarwendah Bantah Lakukan Ritual Mistis di Gunung Kawi! Penyebar Hoaks Terancam Jalur Hukum
Baca juga: Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1 di TikTok Viral Demi Engagement, Kini Diburu Netizen
Baca juga: Gawat! Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Tembus Rp17.743 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya
Selain memberikan kritik, Netanyahu juga menyebut pemerintah Israel telah memerintahkan proses deportasi bagi para aktivis asing yang ikut dalam aksi Flotilla agar segera dipulangkan ke negara asal masing-masing.
Sebelumnya, Ben Gvir mengunggah rekaman video yang memperlihatkan kondisi para aktivis Global Sumud Flotilla saat berada dalam tahanan Israel. Dalam video tersebut, sejumlah aktivis tampak berlutut dengan kepala menunduk ke lantai dan tangan terikat.
Berdasarkan laporan Al Jazeera pada Rabu (20/5), video itu disertai tulisan “Selamat datang di Israel”, sementara lagu kebangsaan Israel diputar di latar belakang. Beberapa aktivis juga terlihat masih memegang paspor mereka.