WNA Jepang Ungkap Rekaman Prostitusi Anak Dibawah Umur di Lokasari Jakbar, Rentang Usia 15 Hingga 17 Tahun
--
Melalui video yang diposting akun media sosial X, @hunter_tnok, terlihat seorang warga Jepang merekam suasana saat berkeliling di area yang disebut sebagai Lokasari Square. Ketika warga Jepang tersebut berjalan kaki, beberapa orang terlihat menghampiri kemudian diduga menawarkan prostitusi anak di bawah umur.
Baca juga: PT Abadi Lestari Indonesia (RLCO) Milik Siapa? Profil Lengkap Pendatang Baru BEI Incar Rp 105 Miliar
Baca juga: Spesifikasi Tablet Poco Pad X1, Rilis! Hadirkan 8.850 mAh dengan Prosesor yang Mumpuni!
Dugaan itu awalnya berasal dari adanya kata-kata sejumlah orang diduga muncikari yang menyebutkan usia perempuan di Lokasari, mulai dari 15 hingga 17 tahun.
Bahkan, dalam salah satu adegan, perekam memasuki sebuah bangunan yang menyerupai hotel. Di dalam bangunan tersebut, seorang perempuan terlihat menghampiri perekam setelah dipanggil oleh seorang wanita yang mendampinginya.
Sebelumnya beredar informasi yang dikirimkan salah satu WNA Jepang mengenai prostitusi anak tersebut. Melalui keterangan WNA yang namanya anonim tersebut dinyatakan bahwa perekaman video prostitusi anak itu dilakukan dengan menggunakan kamera tersembunyi.
Informan tersebut mengungkap bahwa para pedofil Jepang memang tujuan utamanya hampir semua ke kawasan Lokasari, karena banyak pekerja seks anak berada di sana. Mereka sering menginap di hotel-hotel di sekitar Lokasari Plaza supaya memudahkan mereka membawa pekerja seks tersebut.
Menurut informan itu, memang terdapat beberapa anak di bawah umur yang menjajakan diri di lokasi tersebut. Kendati demikian, jumlahnya tidak signifikan.