Gelaran Lampah Budaya Mubeng Beteng Resmi Dibuka! Hadirkan Pembacaan Macapat Hingga Pagelaran Wayang
--
Setiap tahun, Mubeng Beteng selalu antusias diikuti para warga. Kusumanegara mengimbau masyarakat yang mengikuti Mubeng Beteng senantiasa menjaga kenyamanan, keheningan, ketertiban serta kekhidmatan acara.
Bukan hanya itu saja, masyarakat dimintai mengenakan pakaian yang rapi dan sopan serta tidak mengenakan celana pendek.
"Monggo untuk seluruh Abdi Dalem yang akan bergabung, kami imbau bisa menggunakan busana pranakan dan kebaya jangkep. Bagi masyarakat umum, bisa bergabung dengan busana yang bebas, rapi, sopan, dan nyaman, ya jadi kami harapkan tidak pakai celana pendek," ujar Kusumanegara.
Kusumanegara mengatakan acara Mubeng Beteng ini memilik tujuan untuk menyatukan rasa sebagai upaya menjalani refleksi bersama demi menyambut tahun baru yang lebih baik.
Mubeng Beteng akan dimulai dengan pembacaan macapat yang melantunkan kidung pengharapan untuk tahun baru yang lebih baik.
Pembacaan macapat akan dimulai pukul 21.00 WIB di Kagungan Dalem Bangsal Pancaniti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kemudian pada pukul 23.50 WIB akan dilakukan seremonial dan persiapan pemberangkatan peserta Lampah Budaya Mubeng Beteng di lokasi yang sama.