Membelot ke Iran, Eks Agen Militer AS Monica Witt Kini Diburu FBI USD 200 Ribu atau Senilai Rp3,2 Miliar
--
AYUMI ID - Salah satu kasus pembelotan paling fatal dalam sejarah modern militer Amerika Serikat memasuki babak baru. FBI kini menghidupkan kembali perburuan terhadap mantan agen rahasianya, Monica Witt, dengan memasang hadiah miliaran rupiah setelah dirinya terbukti membelot ke Iran dan membocorkan identitas rekan-rekan militernya kepada peretas asing.
Monica Witt memiliki rekam jejak yang panjang di dunia militer. Ia bertugas sebagai agen khusus di Kantor Investigasi Khusus Angkatan Udara AS (AFOSI) dari tahun 1997 hingga 2008.
Selama masa dinasnya, ia dibekali izin keamanan tingkat tinggi (Top Secret) yang memberinya akses penuh ke berbagai informasi sensitif, termasuk identitas asli para agen rahasia AS yang ditugaskan di Timur Tengah. Setelah keluar dari militer, ia sempat bekerja sebagai kontraktor pertahanan terkemuka untuk mendukung program intelijen siber Angkatan Darat AS.
Namun, arah hidup Witt berubah drastis pada tahun 2012 setelah ia berpindah keyakinan menjadi mualaf. Ia mulai menghadiri berbagai konferensi internasional anti-Barat di Iran yang didanai oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Meskipun sempat diinterogasi dan diperingatkan oleh agen FBI sekembalinya ke AS, Witt memilih untuk mengabaikan peringatan tersebut. Pada Agustus 2013, ia resmi membelot dan terbang menuju Teheran setelah diberikan fasilitas rumah dan peralatan komputer oleh pemerintah setempat.