Monday 1st of June 2026

Membelot ke Iran, Eks Agen Militer AS Monica Witt Kini Diburu FBI USD 200 Ribu atau Senilai Rp3,2 Miliar

Membelot ke Iran, Eks Agen Militer AS Monica Witt Kini Diburu FBI USD 200 Ribu atau Senilai Rp3,2 Miliar

--

Siapa Monica Witt?

Monica Elfriede Witt adalah mantan spesialis kontraintelijen Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) yang membelot ke Iran pada tahun 2013 dan kini menjadi buronan utama Biro Investigasi Federal (FBI).

Baru-baru ini, FBI kembali menghidupkan pencarian terhadap dirinya dengan mengumumkan sayembara berhadiah USD 200.000 (sekitar Rp3,2 miliar) bagi siapa saja yang memiliki informasi untuk menangkapnya. 

Baca juga: Kode Wheelie District Roblox Terbaru Mei 2026, Gini Cara Dapetkan Biar Untung Banyak Kendaraan Gratis untuk Peforma yang Fantastis

Baca juga: Dapatkan Diskon Event Baru Stellar Summon 2026, Bakal Banjir Skin Gratis Mulai dari Epic Limited Hingga Starlight dengan COA!

Baca juga: UPDATE! PUBG Mobile 4.4 Untuk Android dan iOS, Suguhkan Gameplay dan Hero ala Mitologi Yunani Kuno

Rekam Jejak dan Karier Militer:

  • Spesialis Intelijen: Witt bertugas di Angkatan Udara AS (US Air Force) dari tahun 1997 hingga 2008. Ia memiliki izin keamanan tingkat tinggi (Top Secret) untuk misi-misi kontraintelijen rahasia di Timur Tengah.
  • Kontraktor Pertahanan: Setelah keluar dari militer, ia bekerja sebagai analis intelijen untuk kontraktor pertahanan besar seperti Booz Allen Hamilton guna mendukung program Angkatan Darat AS terkait isu Iran.

Kasus Monica Witt dikategorikan sebagai salah satu pelanggaran intelijen paling serius dalam sejarah modern Amerika Serikat. Setelah menetap di Iran, ia diduga menyerahkan data sensitif termasuk nama kode program militer rahasia (Special Access Program) serta menyusun dokumen analisis untuk membantu intelijen siber Iran dalam melacak, meretas, serta meneror mantan rekan kerjanya di militer AS. 

Melalui peningkatan nilai hadiah sayembara ini, FBI berharap bisa mempersempit ruang gerak Witt jika ia mencoba bepergian ke luar Iran. Kasus pembelotan Monica Witt tetap tercatat sebagai salah satu kebocoran intelijen paling fatal dan mematikan dalam sejarah modern militer Amerika Serikat.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST