Thursday 25th of June 2026

Taufik Hidayat Akhirnya Ditangkap! DPO Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita Selama 3 Tahun

Taufik Hidayat Akhirnya Ditangkap! DPO Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita Selama 3 Tahun

--

AYUMI.id – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kronologi penangkapan Taufik Hidayat yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Pelarian Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, akhirnya berakhir. Setelah sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), ia berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6/2026) malam. 

Penangkapan tersebut sekaligus menutup upaya pengejaran yang dilakukan polisi selama beberapa hari terakhir. Sebelumnya, Taufik disebut kerap berpindah lokasi untuk menghindari penangkapan setelah namanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang menyita perhatian publik. 

Baca juga: Terungkap! Identitas Wanita yang Ditemukan Tewas di Mobil Dinas Plat Merah, Ternyata ASN Pemkab Bangkalan

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Cilacap Temukan 100 Dapur MBG Fiktif, Korwil SPPG Bantah dan Sebut Masih Tahap Pembangunan

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan penangkapan tersebut. “Polda Jabar menangkap pelaku penganiayaan dan penyekapan. Pelaku atas nama Taufik Hidayat di wilayah hukum Polres Bandung tepatnya di Majalaya,” kata Hendra. 

Kasus ini menjadi sorotan setelah YTR ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Berdasarkan penyelidikan, korban diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan dalam waktu yang cukup lama hingga menyebabkan luka berat serta gangguan kesehatan serius. 

Sebelum penangkapan resmi dilakukan, media sosial sempat diramaikan oleh video yang diklaim menunjukkan Taufik telah ditangkap. Namun polisi memastikan informasi tersebut tidak benar karena saat itu tersangka masih berstatus buron. “Hoax itu ya. Kalau tertangkap, enggak mungkin kami buat sprint DPO,” ujar Hendra. 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST