VIRAL! Pemotor Bawa Anak Lawan Arah di Jaktim, Sampaikan Permintaan Maaf Telah Pukul Petugas Kepolisian Usai Ditegur
--
AYUMI ID - Berikut adalah informasi mengenai Pemotor Bawa Anak Lawan Arah di Jaktim yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!
Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet geleng-geleng kepala. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalahsebuah video viral yang memperlihatkan seorang pemotor bawa anak lawan arah di Jaktim.
Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!
Pemotor Bawa Anak Lawan Arah di Jaktim
Baru-baru ini beredar sebuah video yang memperlihatkan aksi tak senonoh di seorang pengendara di jalan raya. Dalam video yang berdurasi beberapa menit tersebut terlihat seorang pengendara motor melawan arah di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur (Jaktim) viral di media sosial. Tak hanya sampai di sana, bahkan pemotor itu marah saat ditegur pengendara lain karena ulahnya.
Dari video yang beredar, menunjukan pelaku berboncengan tiga mengendarai motor bersama seorang wanita dan anak kecil yang diduga merupakan anak dan istrinya. Dengan percaya diri pelaku berkendara melawan arah dan tanpa menggunakan helm. Menyadari tindakannya salah, pengendara lain sempat menhadang pelaku dan kaget hingga membuatnya terjatuh.
Baca juga: Profil Sabrina Chairunnisa: Transformasi dari Model hingga Pebisnis Sukses yang Multitalenta
Namun, bukan minta maaf karena melawan arah, pelaku justru balik memarahi pengendara motor itu hingga memukulnya. Pengendara motor itu sempat memberitahu bahwa ulah pelaku membahayakan. Beberapa orang di lokasi juga tampak melerai.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono mengatakan pihaknya sudah menyelidiki peristiwa itu. Hasilnya, kedua pihak yang berperkara sepakat untuk berdamai.
"Sudah nggak ada masalah. Selesai damai," kata Samsono saat dihubungi, Jumat (10/7/2026).
Samsono mengatakan, para pengendara memang kerap melawan arah di ruas jalan tersebut. Pihak kepolisian sudah siaga di lokasi untuk mencegah hal serupa terjadi.
"Iya (lawan arah) colongan. Kita imbau agar tidak melawan arah," ujarnya.