Polisi Temukan Barang Bukti Koper Berisi 24kg Emas, Buntut dari Korupsi PLN ASABRI
--
AYUMI.ID – Polisi menggeledah rumah di Sentul, Bogor, Jawa Barat yang diduga terkait 3 kasus korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Dari lokasi, polisi membawa 7 koper dan tas berisi barang bukti uang serta emas batangan dengan menggunakan kendaraan taktis (rantis).
Pantauan detikcom, Kamis 9 Juli 2026, sekitar 7 koper dan tas besar dibawa petugas dari dalam rumah yang digeledah di Sentul, Bogor. Penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan tiga kasus korupsi PLN, ASABRI dan Krakatau Steel. Koper berisi barang bukti tersebut dibawa petugas sekitar pukul 05.00 WIB.
Dengan penjagaan ketat petugas Brimob bersenjata lengkap, satu persatu koper dan tas dimasukkan ke dalam rantis yang telah disiapkan. Setiap koper terdapat tulisan yang menjelaskan isi di dalamnya.
Baca juga: Video Petani di Tuban Terbang Naik Drone Apakah Asli? Owner: 'Untuk Menambah Engagement Saja'
Baca juga: Cara Mengatasi Bilibili yang Tidak Dapat Dibuka, Mulai dari Bersihkan Cache Hingga Bug Jaringan
Salah satunya tertulis 'Koper 2. 25 Batang Emas 1 KG'. Sedangkan pada tas besar hitam dengan lis merah, tampak tertulis 'KOPER 3' dengan tulisan di bawahnya, 26.700 dua puluh enam ribu tujuh ratus lembar pecahan USD 100, kemudian '2.400 (Dua Ribu Empat Ratus) lembar pecahan SGD 1000 dan '16 (enam belas) lembar pecahan SGD 100.
Bukan hanya itu saja, petugas juga tampak membawa tiga buah foto dalam bingkai berukuran besar. Bingkai foto tersebut dibawa terpisah oleh petugas yang menumpang bis anggota Brimob. Petugas juga terlihat membawa mesin penghitung yang diduga digunakan untuk menghitung jumlah uang yang ditemukan.
Diberitakan sebelumnya, polisi menemukan barang bukti 74 kilogram emas batangan dari penggeledahan rumah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, terkait tiga kasus korupsi. Selain itu, polisi juga menyita uang dalam bentuk mata uang rupiah, dolar AS dan Singapura yang jika dalam rupiah diperkirakan sekitar Rp 282,4 miliar.