Baby Blues Parah! Kronologi Ibu Ikat Balitanya di Bantul dengan Lakban, Hak Asuh Anak Dialihkan
--
AYUMI.id – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kronologi ibu ikat anaknya menggunakan lakban di Bantul viral media sosial yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!
Peristiwa yang melibatkan seorang ibu muda berinisial TKS (25) menggemparkan warga di wilayah Kedaton, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Perempuan asal Tulangbawang, Lampung, itu diduga melakukan tindakan ekstrem terhadap anak kandungnya yang masih berusia tiga tahun dengan mengikat tangan dan kaki serta menutup mulut balita tersebut menggunakan lakban.
Kejadian itu bermula pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sejumlah warga melihat TKS meninggalkan rumah kontrakannya seorang diri. Ia kemudian kembali ke tempat tinggalnya sekitar pukul 18.00 WIB atau setelah waktu Magrib.
Baca juga: Efisiensi Anggaran MBG, Kepala BGN Nanik Siap Rombak Tata Kelola dan Hentikan Pembukaan Dapur Baru
Baca juga: Siapa Chatib Basri? Intip Profil dan Biodata Ekonom Senior yang Diisukan Bakal Ganti Menkeu Purbaya
Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 21.00 WIB, warga mulai merasa curiga karena mendengar suara tangisan anak kecil yang berlangsung cukup lama dari dalam rumah kontrakan tersebut. Tangisan yang tidak kunjung berhenti membuat tetangga berinisiatif memeriksa kondisi di dalam rumah.
Bersama pemilik kontrakan, warga akhirnya membuka akses masuk dengan mencongkel bagian jendela. Saat berhasil masuk, mereka menemukan balita tersebut dalam kondisi lemah di sudut kamar. Anak itu diketahui mengalami kondisi yang memprihatinkan karena tangan dan kakinya terikat, sementara mulutnya tertutup lakban bening.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang. Polisi dari Polsek Pleret kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan TKS guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindakannya terhadap sang anak.