Saturday 13th of June 2026

Demo Tolak Kenaikan BBM di Cikini Ricuh, Massa Bakar Ban dan Hadang Mobil Dinas yang Sedang Melintas

Demo Tolak Kenaikan BBM di Cikini Ricuh, Massa Bakar Ban dan Hadang Mobil Dinas yang Sedang Melintas

--

Harga Pertamax (RON 92) mengalami lonjakan signifikan dari semula Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, atau naik sebesar Rp3.950 per liter. Selain itu, harga Pertamax Green juga terkerek naik menjadi Rp17.000 per liter. Mahasiswa menilai kenaikan tajam ini akan menciptakan efek domino yang memperberat biaya hidup masyarakat luas.

Melihat situasi yang mulai tidak kondusif dan mengganggu ketertiban umum, petugas kepolisian dari Polsek Metro Menteng bergerak cepat ke lokasi untuk mengambil tindakan tegas. Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyatakan bahwa aksi tersebut terpaksa dibubarkan secara paksa karena menyalahi aturan perundang-undangan.

Baca juga: Profil dan Biodata Giorgio Antonio, Pacar Sarwendah yang Ngaku Jadi CEO PT Global Loyalty Indonesia

Baca juga: Konflik Memanas! Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak, Buntut Pihak Sarwendah Melanggar Kesepakatan

"Kegiatan tersebut digelar tanpa adanya surat pemberitahuan resmi kepada pihak kepolisian dan melanggar ketentuan karena melakukan pembakaran ban di fasilitas umum, sehingga langsung kami bubarkan," tegas AKBP Braiel kepada awak media.

Petugas di lapangan langsung bergerak memadamkan titik api di tengah jalan dan memecah kerumunan massa. Pihak kepolisian memastikan tidak ada demonstran yang diamankan dalam insiden ini. Setelah massa membubarkan diri pada pukul 21.32 WIB, situasi keamanan di kawasan Cikini Raya dinyatakan telah kembali kondusif dan arus lalu lintas kembali normal.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST