Wednesday 24th of June 2026

Diduga Terima Uang Suap 300 Juta dari Wapres Gibran Saat Diundang ke Istana, Abdimaludin: 'Untuk Keperluan Logistik'

Diduga Terima Uang Suap 300 Juta dari Wapres Gibran Saat Diundang ke Istana, Abdimaludin: 'Untuk Keperluan Logistik'

--

AYUMI.ID – Platform X tengah dihebohkan dengan isu dugaan suap terhadap Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) setelah pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Akun @fuhrer**** menuliskan tuduhan yang melibatkan Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, Muhammad Abdi Maludin, menerima uang Rp300 juta.

"Info paling menyakitkan untuk kita semua hari ini, BEM Universitas Bung Karno yang kemarin ikut demo terima Suap 300 Juta. Harus DO sih ini. mencermarkan nama buruk Civitas dan Bung Karno itu sendiri. Boikot orang ini," tertulis di caption akun X pribadinya, dikutip Selasa 23 Juni 2026.

Baca juga: Profil dan Biodata Michelle Christo, Eks Member JKT48 yang Baru Saja Dilamar Yuka Theo di Tenda Warung Pecel Lele

Baca juga: Siapa Poppy Nupitasari? Terduga Pelaku Kasus Penipuan Senilai 10 Milyar yang Melibatkan Tantri KOTAK

Sebelumnya, pada Senin 15 Juni 2026, belasan mahasiswa dari UBK dan Universitas MH Thamrin mengikuti aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta. Setelah demonstrasi, mereka diundang ke Istana Wakil Presiden guna berdialog serta menyampaikan enam tuntutan langsung kepada Gibran.

Tetapi setelah pertemuan, muncul tudingan bahwa perwakilan BEM “berbelok arah” seusai menerima uang. Angka Rp300 juta pun beredar luas di media sosial.

Tak lama kemudian, sebuah video interogasi viral menampilkan Ketua BEM FH UBK mengakui menerima uang, tetapi jumlahnya hanya sekitar Rp1,5–2 juta. Ia menyebut dana tersebut digunakan untuk logistik aksi kampus.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST