Friday 5th of June 2026

Peran Penting Sony Sonjaya dalam Kasus Korupsi BGN, Diketahui Telah Atur Paket Belanja Mewah Rp1 Triliun Untuk Pribadi

Peran Penting Sony Sonjaya dalam Kasus Korupsi BGN, Diketahui Telah Atur Paket Belanja Mewah Rp1 Triliun Untuk Pribadi

--

Daftar Pengadaan Barang Mewah yang Dimanipulasi Sony Sonjaya

Berdasarkan berkas perkara penuntutan Kejagung, kasus yang menjerat Sony Sonjaya tidak hanya berfokus pada pemotongan kualitas menu makanan siswa, melainkan pada penggelembungan dana (mark-up) ugal-ugalan dalam belanja inventaris lembaga. Beberapa draf proyek mercusuar yang diatur secara sepihak oleh Sony meliputi:

Baca juga: Ugal-Ugalan! Kurs Rupiah ke Dolar Tembus Rp18.050 Per Hari Ini, Cetak Rekor Pelemahan Terbaru

Baca juga: Pabrik Mobil Listrik BYD Subang Mengalami Kebakaran di Tengah Tahap Konstruksi Akhir, Kerugian Mencapai Miliaran

  • Mark-up 21.801 Unit Motor Listrik: Paket belanja armada operasional roda dua untuk petugas lapangan yang anggarannya digelembungkan hingga menyentuh angka Rp1 triliun.
  • Pengadaan 31.000 Unit Tablet Digital: Pembelian gawai pemantau data gizi massal yang harganya dinaikkan di atas harga pasar dan menyalahi spesifikasi teknis kelayakan standar.
  • Pengadaan 5.400 Unit Televisi 75 Inci: Pembelian layar monitor berukuran besar untuk kantor dinas di daerah yang dinilai boros dan diindikasi sebagai proyek titipan vendor terafiliasi.
  • Pengadaan 32.000 Pasang Sepatu: Pengadaan atribut seragam dinas pegawai yang anggarannya dimanipulasi demi meraup keuntungan pribadi.

Atas tindakan melawan hukum tersebut, Sony Sonjaya dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain melakukan penahanan fisik, tim penyidik Kejagung saat ini tengah bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan pelacakan aset (asset tracing).

Langkah ini diambil guna memblokir rekening bank serta menyita seluruh aset tanah, bangunan, maupun kendaraan mewah milik Sony yang diduga kuat dibeli menggunakan aliran dana hasil korupsi makro BGN tersebut.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST