Monday 1st of June 2026

9 WNI Ditangkap Militer Israel: 4 Jurnalis dan 5 Relawan Gaza Ditahan, Ini Kronologinya!

9 WNI Ditangkap Militer Israel: 4 Jurnalis dan 5 Relawan Gaza Ditahan, Ini Kronologinya!

--

Kronologi Penangkapan WNI

Sebanyak 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdiri dari relawan kemanusiaan dan jurnalis dilaporkan telah ditangkap seluruhnya oleh militer Israel di Laut Mediterania Timur saat mengalirkan bantuan ke Jalur Gaza. Penangkapan ini terjadi dalam rangkaian pencegatan terhadap konvoi kapal misi internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

Berdasarkan data yang dirilis, lima WNI pertama yang ditangkap adalah Thoudy Badai Rifan Billah (jurnalis Republika), Andre Prasetyo Nugroho (jurnalis Tempo), Rahendro Herubowo (jurnalis GPCI), Bambang Noroyono (jurnalis Republika), serta Andi Angga Prasadewa (aktivis Rumah Zakat).

Menyusul kemudian, empat aktivis kemanusiaan lainnya—Herman Budianto Sudarsono (Dompet Dhuafa), Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa), Asad Aras Muhammad (Spirit of Aqsa), dan Hendro Prasetyo (SMART171)—turut dikonfirmasi telah berada dalam penahanan Israel setelah sempat mengirimkan pesan darurat (SOS).

Baca juga: Dapatkan Diskon Event Baru Stellar Summon 2026, Bakal Banjir Skin Gratis Mulai dari Epic Limited Hingga Starlight dengan COA!

Baca juga: Harga dan Spesifikasi HONOR X7d, HP dengan Penyimpanan Lega Jadi Juara di Kelas Mid-Range Dibandrol Cuma Rp 4 Jutaan!

Baca juga: UPDATE! PUBG Mobile 4.4 Untuk Android dan iOS, Suguhkan Gameplay dan Hero ala Mitologi Yunani Kuno

Berikut kronologinya:

 

  • Senin, 18 Mei 2026: Militer Israel mencegat kapal Ozgurluk, BoraLize, dan Josef di sekitar perairan Siprus. 5 WNI ditangkap langsung, termasuk 4 orang jurnalis nasional.
  • Selasa, 19 Mei 2026: Kapal Zapyro yang sempat lolos lewat manuver kapten akhirnya terkejar. 2 WNI relawan Dompet Dhuafa ditangkap.
  • Rabu, 20 Mei 2026: Dua WNI terakhir dari kapal Kasr-1 Sadabat sempat mengirim pesan darurat (SOS). Namun, 2 WNI tersebut akhirnya dikonfirmasi ikut ditangkap.

Indonesia berkoordinasi erat dengan otoritas Turki, mengingat warga negara Turki juga ikut ditahan dalam konvoi bantuan sipil lintas negara tersebut. Jalur-jalur hukum melalui badan internasional terus didorong agar para jurnalis dan relawan Indonesia bisa segera dipulangkan dalam kondisi selamat.

 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST