Kronologi Monica Witt: Kebocoran Intelijen Paling Fatal dalam Sejarah Modern AS dan Jadi Buronan Termahal FBI
--
AYUMI ID - FBI menawarkan hadiah Rp3,2 miliar bagi siapa saja yang memiliki informasi terkait keberadaan Monica Witt, eks spesialis intelijen militer AS yang membelot ke Iran pada 2013. Pengumuman baru ini dirilis lantaran Witt yang kini berstatus buron siber diyakini masih aktif membantu intelijen Garda Revolusi Iran dari dalam Teheran.
Monica Elfriede Witt adalah mantan spesialis kontraintelijen Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) yang membelot ke Iran pada tahun 2013 dan kini menjadi buronan utama Biro Investigasi Federal (FBI).
Baru-baru ini, FBI kembali menghidupkan pencarian terhadap dirinya dengan mengumumkan sayembara berhadiah USD 200.000 (sekitar Rp3,2 miliar) bagi siapa saja yang memiliki informasi untuk menangkapnya.
Baca juga: 9 WNI Ditangkap Militer Israel: 4 Jurnalis dan 5 Relawan Gaza Ditahan, Ini Kronologinya!
Rekam Jejak dan Karier Militer:
- Spesialis Intelijen: Witt bertugas di Angkatan Udara AS (US Air Force) dari tahun 1997 hingga 2008. Ia memiliki izin keamanan tingkat tinggi (Top Secret) untuk misi-misi kontraintelijen rahasia di Timur Tengah.
- Kontraktor Pertahanan: Setelah keluar dari militer, ia bekerja sebagai analis intelijen untuk kontraktor pertahanan besar seperti Booz Allen Hamilton guna mendukung program Angkatan Darat AS terkait isu Iran.
Kasus Monica Witt dikategorikan sebagai salah satu pelanggaran intelijen paling serius dalam sejarah modern Amerika Serikat. Setelah menetap di Iran, ia diduga menyerahkan data sensitif termasuk nama kode program militer rahasia (Special Access Program) serta menyusun dokumen analisis untuk membantu intelijen siber Iran dalam melacak, meretas, serta meneror mantan rekan kerjanya di militer AS.