Thursday 4th of June 2026

Sosok Eka Rismayanti, Tersangka Kasus Penipuan WO Marwah Catering, Ternyata Seorang Residivis!

Sosok Eka Rismayanti, Tersangka Kasus Penipuan WO Marwah Catering, Ternyata Seorang Residivis!

--

Baca juga: SELAMAT! Adhisty Zara dan Tsaqib Resmi Menikah Sekaligus Pamerkan Kehamilan Anak Pertama

Baca juga: VIRAL! Video Rok Hijau adik-kakak di Dapur Full No Sensor HD, Buruan Cek Sebelum Ditakedown Admin

Hingga kini, polisi telah menerima laporan dari sedikitnya 58 pelanggan yang mengaku dirugikan. Total kerugian yang berhasil didata sementara mencapai sekitar Rp2,6 miliar. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendalaman kasus masih berlangsung dan kemungkinan masih ada korban lain yang belum melapor.

"Terdapat 58 klien dari Marwah Wedding ini dengan total kerugian sementara sekitar Rp 2,6 miliar," kata Bayu.

Dalam menjalankan usahanya, kedua tersangka diketahui aktif menawarkan berbagai paket pernikahan melalui media sosial dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. Strategi tersebut menarik perhatian banyak calon pengantin yang kemudian melanjutkan komunikasi dengan pihak WO melalui aplikasi perpesanan.

Bayu menjelaskan bahwa tahap promosi menjadi salah satu cara para tersangka meyakinkan calon pelanggan untuk menggunakan jasa mereka. "Pada saat komunikasi melalui WhatsApp itulah para tersangka ini menawarkan promo-promo terhadap paket pernikahan yang ditawarkan kepada para korban," ujar Bayu.

Menyikapi maraknya kasus tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih cermat sebelum memutuskan menggunakan jasa penyelenggara pernikahan. Konsumen disarankan untuk memeriksa legalitas usaha, reputasi perusahaan, hingga membandingkan harga yang ditawarkan dengan standar pasar.

Baca juga: Lagi Trending Bikin Lagu Menggunakan AI, Jalan Cepat Menghasilkan Karya Tanpa Perlu Repot ke Studio Rekaman

Baca juga: Profil dan Biodata Syifa Hadju, Tampil Elegan Ketika Hadiri Event Chanel Métiers d’Art 2026

"Coba diperhatikan apakah WO ini benar terverifikasi, memiliki track record yang baik, dan juga paket harga yang ditawarkan itu kira-kira normal atau tidak," kata Bayu. Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap penawaran yang terlihat terlalu menguntungkan. "Kalau terlalu murah, jangan terlalu cepat percaya karena kemungkinan ini adalah bentuk penipuan," lanjutnya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST