Seskab Teddy Berikan Penegasan, Kelebihan Biaya Prabowo ke Luar Negeri Ditanggung Pribadi!
--
Lebih lanjut, Teddy juga menjelaskan frekuensi perjalanan internasional Prabowo karena krisis global. Prabowo dikatakan menjabat sebagai presiden di tengah periode perang di berbagai belahan dunia.
Baca juga: Profil Tsaqib Suami Adhisty Zara Viral, Usai Gelar Pernikahan Mendadak dan Umumkan Kehamilan!
Baca juga: Isu Cynthia Dewi Diperiksa Bareskrim soal Whip Pink, Asisten Reza Arap Viral Media Sosial
"Kemudian yang keempat, masalah protokoler dan frekuensi luar negeri dalam satu setengah tahun terakhir. Jadi Presiden Prabowo itu adalah Presiden baru yang mulai menjabat saat dunia sedang krisis. Sebelumnya ada konflik di Ukraina, ada di Venezuela, kemudian sekarang ada di Iran dan Timur Tengah. Itu terlibat Saudi, Qatar, Bahrain, UAE dan lain sebagainya," kata Teddy.
Perjalanan Prabowo ke luar negeri, kata Teddy, merupakan bagian dari upaya membangun hubungan dengan para pemimpin dunia. Melalui hubungan ini, Teddy percaya Prabowo dapat meminta bantuan ketika Indonesia menghadapi krisis.
"Jadi setiap pemimpin tentunya harus bangun hubungan yang dekat antarpemimpin dunia. Dan kita tidak bisa hanya mengandalkan saat krisis baru kita minta bantuan. Tidak, kita harus panen hubungan yang baik," kata Teddy.
Baca juga: Profil Tsaqib Suami Adhisty Zara Viral, Usai Gelar Pernikahan Mendadak dan Umumkan Kehamilan!
"Lalu bila suatu saat ada kondisi mendesak kita bisa minta bantuan dan begitu pula sebaliknya. Untuk itu perlu kedekatan pribadi, kedekatan emosional antarpemimpin baik secara langsung, diliput media ataupun tertutup. Nah itulah diplomasi,"" tambahnya.