Thursday 4th of June 2026

Viral! Oknum Lurah di Bandung Ngamuk di Puskesmas Cibolerang, Pemkot Turun Tangan Hingga Mendapat Sanksi Disiplin

Viral! Oknum Lurah di Bandung Ngamuk di Puskesmas Cibolerang, Pemkot Turun Tangan Hingga Mendapat Sanksi Disiplin

--

AYUMI ID - Jagat maya dihebohkan oleh aksi tidak terpuji oknum Lurah di Kota Bandung yang mengamuk di dalam Puskesmas Cibolerang. Imbas dari tindakan emosional tersebut, oknum kepala kelurahan ini terancam sanksi etik dan disiplin dari pihak Pemkot Bandung setelah videonya viral.

Dalam rekaman video berdurasi sekitar tiga menit yang tersebar luas di berbagai aplikasi percakapan dan platform digital tersebut, tampak Lurah Margasuka, Darmawansyah, tengah meluapkan kemarahan di fasilitas kesehatan. Insiden emosional tersebut diketahui terjadi di area pelayanan unit Puskesmas Cibolerang, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Baca juga: Sindikat Love Scamming Rp41,1 Miliar di Sukoharjo Libatkan Mantan Istri Reza SMASH: Fabiola Elizabeth Agnes Eks Model Jerman

Baca juga: Pekerjaan Tsaqib Suami Adhisty Zara jadi Sorotan, Usai Pernikahan Diam-diam Viral!

Baca juga: Heboh! Pocong Bawa Celurit di Bangkalan Datangi Rumah Warga, Pengurus Setempat Lakukan Penelusuran

Berdasarkan potongan video yang beredar, oknum lurah yang datang bersama istrinya tersebut terlihat mendatangi meja petugas medis dengan raut wajah tegang. Tidak lama berselang, situasi memanas ketika oknum pejabat tersebut mulai berbicara dengan nada tinggi, menunjuk-nunjuk wajah sejumlah tenaga kesehatan (nakes), hingga melakukan aksi menggebrak meja di tengah pelayanan yang sedang berlangsung.

Kegaduhan di ruang publik ini sontak memicu kepanikan serta rasa tidak nyaman bagi para petugas medis maupun warga yang sedang mengantre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Insiden ketegangan ini diketahui terjadi bertepatan dengan adanya pelaksanaan agenda kegiatan rutin Puskesmas Keliling yang diselenggarakan di wilayah Kelurahan Babakan Ciparay pada awal Mei 2026. Di sisi lain, oknum lurah yang bersangkutan dilaporkan telah mengakui adanya tindakan emosional berupa aksi menggebrak meja tersebut pasca-terjadinya kesalahpahaman dalam komunikasi di lapangan.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST