Kegaduhan Film 'Pesta Babi' Berlanjut, Dandhy Laksono Dilaporkan Mama Sinta ke Polda Metro
--
AYUMI.id – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai laporan mama sinta kepada Dandhy Laksono yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!
Pembuat film dokumenter "Pesta Babi", Dandhy Dwi Laksono, memberikan tanggapan setelah dirinya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh tokoh perempuan adat asal Merauke, Yasinta Moiwend atau yang dikenal sebagai Mama Sinta. Laporan tersebut berkaitan dengan penayangan film yang menampilkan sosok Mama Sinta.
Melalui unggahan di media sosial, Dandhy menyoroti perbedaan situasi ketika Mama Sinta pertama kali muncul ke ruang publik untuk memperjuangkan tanah adatnya dibandingkan dengan kondisi saat ini. Ia menilai ada perbedaan pihak yang mendampingi dan menampilkan Mama Sinta kepada masyarakat.
Baca juga: Sosok Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Gantikan Dadan Hindayana, Ternyata Gemar Lakukan Sidak Dapur!
Baca juga: Geger! Kejagung Geledah BGN Lebih dari 12 Jam, Dokumen Berhasil Disita dan Tetapkan Tiga Tersangka
"Saat Mama Yasinta muncul ke publik membela tanah ulayatnya, kami yang ikut mendukungnya, menampakkan identitas jelas. Punya nama, punya wajah, punya lembaga," tulis Dandhy dalam unggahan tersebut.
"Kini, Mama Yasinta dimunculkan ke publik oleh mereka yang malu-malu menunjukkan identitasnya. Tanpa nama, tanpa wajah," lanjutnya.
Dalam pernyataan yang sama, Dandhy menilai polemik terkait film tersebut berpotensi mengalihkan perhatian masyarakat dari isu yang lebih besar di Papua. Ia menganggap kemunculan kritik terhadap film itu tidak terlepas dari upaya menggeser fokus publik.
"Satu-satunya yang tampak jelas adalah siasat agar kita pelan-pelan kehilangan fokus pada persoalan kolonialisme di Papua," ujar Dandhy. Ia kemudian menambahkan, "Di sinilah, mereka sedang melecehkan akal sehat kita semua."