Siapa Dandhy Laksono? Sutradara Film Viral 'Pesta Babi' yang Dilaporkan Mama Sinta ke Polisi
--
Baca juga: Link Video Cut Salwa Tanpa Sensor di X Viral, Isi Aslinya Ternyata Bikin Gagal Fokus!
Dandhy dikenal sebagai jurnalis investigasi sekaligus pembuat film dokumenter yang kerap mengangkat isu sosial, politik, hingga kebijakan pemerintah. Dirty Vote bukan pertama kalinya ia membuat film bertema politik menjelang pesta demokrasi.
Sebelum Dirty Vote, ia pernah merilis film Ketujuh pada 2014. Kemudian hadir Jakarta Unfair menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017, serta Sexy Killers yang tayang menjelang Pemilu 2019.
Film Dirty Vote berdurasi hampir dua jam dan menghadirkan tiga ahli hukum tata negara, yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari. Ketiganya membahas dugaan pola kecurangan yang disebut terjadi dalam Pemilu 2024.
Dokumenter tersebut menyoroti dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang disebut telah dibangun dalam kurun waktu panjang, termasuk keterkaitannya dengan dukungan politik terhadap Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Siapa Dandhy Laksono?
Karier jurnalistik Dandhy dimulai sejak era 1990-an. Ia pernah bekerja di media cetak, radio, hingga televisi nasional. Beberapa media yang pernah menjadi tempatnya berkarya antara lain Tabloid Kapital, Warta Ekonomi, Pas FM, Smart FM, SCTV, dan RCTI. Selain aktif sebagai jurnalis, Dandhy juga dikenal produktif menulis buku bertema investigasi dan media.
Baca juga: Heboh! Pocong Bawa Celurit di Bangkalan Datangi Rumah Warga, Pengurus Setempat Lakukan Penelusuran
Baca juga: Seskab Teddy Berikan Penegasan, Kelebihan Biaya Prabowo ke Luar Negeri Ditanggung Pribadi!
Dandhy Dwi Laksono dikenal luas melalui berbagai film dokumenter yang mengangkat isu sosial dan politik di Indonesia. Ia juga merupakan pendiri Watchdoc Indonesia bersama Andy Panca Kurniawan pada 2009 sebagai wadah produksi film dokumenter independen., rumah produksi yang telah melahirkan banyak karya dokumenter bertema lingkungan, demokrasi, dan persoalan masyarakat.