Thursday 4th of June 2026

Siapa Dandhy Laksono? Sutradara Film Viral 'Pesta Babi' yang Dilaporkan Mama Sinta ke Polisi

Siapa Dandhy Laksono? Sutradara Film Viral 'Pesta Babi' yang Dilaporkan Mama Sinta ke Polisi

--

AYUMI.id – UPDATE! Pembuat film dokumenter "Pesta Babi", Dandhy Dwi Laksono, memberikan tanggapan setelah dirinya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh tokoh perempuan adat asal Merauke, Yasinta Moiwend atau yang dikenal sebagai Mama Sinta. Laporan tersebut berkaitan dengan penayangan film yang menampilkan sosok Mama Sinta.

Melalui unggahan di media sosial, Dandhy menyoroti perbedaan situasi ketika Mama Sinta pertama kali muncul ke ruang publik untuk memperjuangkan tanah adatnya dibandingkan dengan kondisi saat ini. Ia menilai ada perbedaan pihak yang mendampingi dan menampilkan Mama Sinta kepada masyarakat.

"Saat Mama Yasinta muncul ke publik membela tanah ulayatnya, kami yang ikut mendukungnya, menampakkan identitas jelas. Punya nama, punya wajah, punya lembaga," tulis Dandhy dalam unggahan tersebut.

"Kini, Mama Yasinta dimunculkan ke publik oleh mereka yang malu-malu menunjukkan identitasnya. Tanpa nama, tanpa wajah," lanjutnya.

Baca juga: Viral Kasus Asusila Sesama Jenis di Politeknik Negeri Jakarta: Mahasiswa Terancam Dikeluarkan Hingga Orang Tua Pasrah

Baca juga: Viral! Oknum Lurah di Bandung Ngamuk di Puskesmas Cibolerang, Pemkot Turun Tangan Hingga Mendapat Sanksi Disiplin

Dalam pernyataan yang sama, Dandhy menilai polemik terkait film tersebut berpotensi mengalihkan perhatian masyarakat dari isu yang lebih besar di Papua. Ia menganggap kemunculan kritik terhadap film itu tidak terlepas dari upaya menggeser fokus publik.

"Satu-satunya yang tampak jelas adalah siasat agar kita pelan-pelan kehilangan fokus pada persoalan kolonialisme di Papua," ujar Dandhy. Ia kemudian menambahkan, "Di sinilah, mereka sedang melecehkan akal sehat kita semua."

Sementara itu, Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan yang diajukan Mama Sinta. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan laporan tersebut mencantumkan dua nama terlapor, yakni Ketua LBH Merauke berinisial JTW dan Dandhy Dwi Laksono.

Nama Dandhy Dwi Laksono kembali menjadi perhatian publik setelah film dokumenter Dirty Vote dirilis melalui akun YouTube PSHK. Film tersebut membahas dugaan rekayasa dan berbagai persoalan dalam Pemilu 2024.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST