Friday 5th of June 2026

Kasus Korupsi Silmy Karim Akhirnya Terungkap, KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Bernilai Ratusan Miliar

Kasus Korupsi Silmy Karim Akhirnya Terungkap, KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Bernilai Ratusan Miliar

--

Penyidik menduga terdapat praktik pungutan ilegal dalam pengurusan izin tinggal, termasuk KITAS dan KITAP bagi warga negara asing. Modus yang digunakan diduga berupa permintaan sejumlah uang agar proses administrasi dapat berjalan lebih cepat atau mendapatkan persetujuan tertentu.

KPK juga mengungkap adanya dugaan aliran dana rutin kepada sejumlah pejabat. Dalam keterangannya, lembaga antirasuah tersebut menyebut Silmy Karim diduga menerima jatah sekitar Rp100 juta per minggu dari praktik yang sedang diselidiki. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses pembuktian di tahap penyidikan.

Baca juga: Siapa Dandhy Laksono? Sutradara Film Viral 'Pesta Babi' yang Dilaporkan Mama Sinta ke Polisi

Baca juga: Sosok Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Gantikan Dadan Hindayana, Ternyata Gemar Lakukan Sidak Dapur!

Selain melakukan penahanan terhadap para tersangka, KPK juga menyita berbagai aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi tersebut. Aset yang diamankan meliputi kendaraan, rekening bank, emas, hingga aset digital dengan nilai total sekitar Rp17,5 miliar.

Dalam pengembangan perkara, penyidik bahkan menemukan dugaan penggunaan rekening milik office boy dan cleaning service sebagai penampung sementara dana hasil pemerasan. Skema tersebut diduga digunakan untuk menyamarkan asal-usul uang yang diterima para pelaku.

Kasus ini menjadi salah satu perkara korupsi terbesar yang menjerat pejabat di sektor keimigrasian dalam beberapa tahun terakhir. Publik kini menunggu proses hukum lanjutan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat serta besaran kerugian yang ditimbulkan.

Hingga saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan. KPK menyatakan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka maupun penyitaan aset lainnya apabila ditemukan alat bukti baru selama proses penyelidikan berlangsung. 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST