Saturday 27th of June 2026

Ribuan Calon Mahasiswa Lolos PTN Tak Daftar Ulang, Benarkah Jadi Alarm Krisis Biaya Pendidikan?

Ribuan Calon Mahasiswa Lolos PTN Tak Daftar Ulang, Benarkah Jadi Alarm Krisis Biaya Pendidikan?

--

AYUMI.id – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai ribuan calon mahasiswa lolos PTN tapi tak daftar ulang yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Melansir dari berbagai sumber, fenomena ribuan calon mahasiswa yang telah dinyatakan lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) namun memilih tidak melakukan daftar ulang menjadi sorotan. Kondisi tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa persoalan biaya pendidikan tinggi masih menjadi kendala serius bagi banyak keluarga di Indonesia.

Data yang dihimpun menunjukkan jumlah peserta yang tidak melanjutkan proses registrasi setelah dinyatakan diterima mencapai ribuan orang di berbagai PTN. Padahal, mereka sebelumnya telah berhasil melewati persaingan ketat dalam seleksi nasional untuk memperoleh kursi di perguruan tinggi negeri.

Baca juga: Selamat! Ini Dia Momen Manis Yuka Theo Melamar Michelle Christo di Tenda Warung Pecel Lele

Baca juga: Berulah Lagi! Anggota Silat PSHT Keroyok Petugas Tambal Ban Nitrogen, Begini Kronologi Lengkapnya

Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Mohammad Yahya Arwiyah, menilai fenomena tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa. Menurutnya, kondisi itu mencerminkan masih besarnya hambatan ekonomi yang dihadapi masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi.

“Ini menjadi sinyal adanya krisis biaya pendidikan tinggi. Banyak mahasiswa yang lolos, tetapi akhirnya tidak bisa kuliah karena persoalan biaya,” ujar Yahya.

Ia menjelaskan bahwa kendala bukan hanya berasal dari besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga biaya hidup selama menempuh pendidikan. Mahasiswa dari keluarga kurang mampu, terutama yang harus merantau, kerap kesulitan memenuhi kebutuhan tempat tinggal, makan, transportasi, hingga perlengkapan kuliah.

Yahya juga mendorong pemerintah dan perguruan tinggi untuk memperluas akses bantuan pendidikan. Menurutnya, skema beasiswa maupun keringanan UKT perlu diperkuat agar mahasiswa yang telah lolos seleksi tidak kehilangan kesempatan menempuh pendidikan hanya karena faktor ekonomi.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST