Saturday 27th of June 2026

PILU! Dokter Icha Meninggal Gantung Diri, Diduga Depresi Akibat Intimidasi Anggota DPRD TTU

PILU! Dokter Icha Meninggal Gantung Diri, Diduga Depresi Akibat Intimidasi Anggota DPRD TTU

--

AYUMI.id – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kronologi penemuan jenazah Dokter Icha yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Kabar duka datang dari Nusa Tenggara Timur setelah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, pada Jumat (26/6/2026). Berdasarkan informasi awal yang diterima keluarga, dokter yang sebelumnya mengaku mengalami dugaan intimidasi saat bertugas itu ditemukan dalam kondisi gantung diri. Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya. 

Kepergian dr. Icha mengejutkan banyak pihak karena beberapa hari sebelumnya ia menjadi perhatian publik usai melaporkan dugaan intimidasi yang dialaminya ketika menangani pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Peristiwa tersebut disebut menyebabkan korban mengalami tekanan psikologis hingga harus menjalani perawatan medis. 

Baca juga: Kronologi Penemuan Jenazah Wanita di Kamar Kos Surabaya, Kondisi Janggal! Dugaan Pembunuhan Menguat

Baca juga: Bareskrim Selidiki 15 Perusahaan yang Diduga Jadi Sponsor WNA Tersangka Judi Online Hayam Wuruk

Paman korban, Viktor Manbait, membenarkan kabar meninggalnya sang keponakan.

"Kami menerima kabar bahwa Icha telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga. Ini menjadi pukulan yang sangat berat bagi seluruh keluarga," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penyebab kematian akan dipastikan setelah proses pemeriksaan forensik selesai dilakukan. 

Sebelum meninggal, dr. Icha telah mengadukan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan tiga anggota DPRD TTU kepada pimpinan DPRD dan Badan Kehormatan. Laporan itu berkaitan dengan insiden saat ia menangani pasien korban gigitan ular di IGD. Menurut keluarga, dokter tersebut mendapat tekanan dan perlakuan yang dianggap tidak semestinya ketika menjalankan tugas medis. 

Kerabat korban, Viktor Manbait, mengungkapkan bahwa terdapat tiga anggota DPRD yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Ternyata ada tiga anggota DPRD Kabupaten TTU yang mengintimidasi dokter Icha," ujarnya. Ia juga menyebut salah seorang anggota dewan sempat meminta wartawan dipanggil saat insiden berlangsung. 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST

© 2026. All Right Reserved.