Sunday 31st of May 2026

Kisah Unik Ali Imron Warga Jombang, Manusia Kelapa yang Tak Bisa Makan Tanpa Daging Kelapa Tua! Ini Awal Mulanya

Kisah Unik Ali Imron Warga Jombang, Manusia Kelapa yang Tak Bisa Makan Tanpa Daging Kelapa Tua! Ini Awal Mulanya

--

AYUMI ID - Media sosial baru-baru ini digemparkan oleh profil unik seorang pria paruh baya asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bernama Ali Imron (54). Pria yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan ini mendadak viral setelah kebiasaan makan yang sangat tidak biasa terungkap ke publik.

Ali Imron diketahui tidak bisa mengonsumsi makanan pokok sehari-hari, termasuk nasi, jika tidak didampingi oleh potongan daging kelapa tua mentah. Kisah "Manusia Kelapa" ini memicu rasa penasaran warganet hingga diliput oleh berbagai media nasional karena keunikan serta ketahanan fisiknya selama puluhan tahun.

Baca juga: Viral! Gregoria Mariska Tunjung Dikabarkan Mundur Dari Pelatnas PBSI, Alasan Kesehatan Ini Menjadi Faktor Utama Mengundurkan Diri

Baca juga: UPDATE! PUBG Mobile 4.4 Untuk Android dan iOS, Suguhkan Gameplay dan Hero ala Mitologi Yunani Kuno

Profil Ali Imron dan Awal Mula Kebiasaan Unik Sejak Balita

Ali Imron merupakan warga yang tinggal di kawasan Jalan Pandega, RT 02 RW 01, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Di lingkungan tempat tinggalnya, pria dua anak dan dua cucu ini dikenal sebagai sosok yang aktif bermasyarakat, bahkan dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua RT setempat.

Untuk mencukupi kebutuhan keluarga bersama istrinya, Lestari (52), Ali bekerja serabutan selain menarik ojek pangkalan sehari-hari.

Berdasarkan pengakuan langsung dari Ali Imron, kebiasaan ekstrem mengonsumsi daging kelapa tua ini bukan sebuah tren atau kesengajaan yang baru dibuat demi konten media sosial.

Kebiasaan ini sudah berlangsung selama 50 tahun, tepatnya sejak ia masih berusia 3 tahun (balita). Saat itu, Ali kecil kerap menangis dan menolak makan jika tidak diberikan potongan kelapa oleh orang tuanya. Seiring berjalannya waktu hingga tumbuh dewasa, kebiasaan tersebut berubah menjadi sebuah ketergantungan biologis yang tidak bisa dihilangkan.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST