Sosok Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Gantikan Dadan Hindayana, Ternyata Gemar Lakukan Sidak Dapur!
--
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia yang menjalankan program harus didukung dengan fasilitas kerja yang memadai sehingga tujuan peningkatan gizi nasional dapat dicapai secara maksimal.
Terbaru, pada Minggu (31/5), Nanik mengungkapkan bahwa masih terdapat ribuan SPPG yang berstatus ditangguhkan sementara demi meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG. Kebijakan tersebut diambil berdasarkan laporan masyarakat, masukan dari pemerintah daerah, hasil inspeksi lapangan, serta evaluasi terhadap berbagai kejadian yang dialami penerima manfaat program.
Baca juga: Pocong Bercelurit di Bakalan adalah HOAKS, Pelaku Klarifikasi dan Meminta Maaf!
Baca juga: Biaya ke Luar Negeri Prabowo Diduga Ditanggung APBN, Seskab Teddy Berikan Klarifikasi!
"Terhitung sejak program MBG dimulai pada tanggal 6 Januari 2025 sampai tanggal 29 Mei 2026, dari total 27.208 SPPG yang saat ini sudah beroperasi di seluruh Indonesia, sebanyak 8.182 SPPG sudah pernah ditangguhkan," kata Nanik.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar SPPG yang pernah dikenai penangguhan telah kembali beroperasi setelah melakukan perbaikan sesuai ketentuan. Dari total 8.182 SPPG yang pernah dihentikan sementara, sebanyak 5.659 unit telah memenuhi persyaratan dan diizinkan beroperasi kembali.
Sementara itu, 2.213 SPPG lainnya masih berada dalam masa penangguhan karena belum memenuhi standar yang ditetapkan, baik dari sisi manajemen operasional maupun kelayakan bangunan. Data tersebut menjadi salah satu gambaran pendekatan pengawasan ketat yang selama ini dijalankan Nanik dan yang kemungkinan akan terus diterapkan setelah dirinya dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional.
Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!