Daftar 5 Orang yang Meninggal Saat Latsarmil SPPI Kopdes Merah Putih, Keterangan Kemehan Picu Perdebatan Publik!
--
Ia menjelaskan bahwa kegiatan fisik yang dilakukan oleh para peserta masih ringan, mulai dari senam dan jalan kaki hingga pelatihan Aturan Baris Berbaris (PBB) dan Tata Cara Kehormatan Militer (PPM).
Baca juga: Ternyata Bukan Pejabat! Ini Dia Sosok Pria Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang
“Di mana kegiatan-kegiatan fisik sesuai dengan yang sudah dilaksanakan itu adalah senam, kemudian jalan, PBB, dan PPM. Jadi belum ada kegiatan yang memang menentukan kegiatan fisik berat,” katanya.
Menurut Hengki, pendidikan dilakukan secara bertahap sebelum para peserta menerima materi inti tentang pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih dari Kementerian Koperasi dan Desa Nelayan Merah Putih, yang dibimbing oleh Kementerian Kelautan.
“Proses ini dilaksanakan secara bertahap dan bertingkat dan berlanjut. Kemudian dihadapkan dengan kegiatan national building ini juga baru berlanjut nanti ke manajerialnya secara paralel yaitu materi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang diampu oleh Kementerian Koperasi, kemudian manajerial KNM-P Kampung Nelayan Merah Putih yang diampu oleh Kementerian Kelautan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh kurikulum disusun secara bertahap sehingga peserta dapat mengikuti proses pendidikan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.
Baca juga: PILU! Dokter Icha Meninggal Gantung Diri, Diduga Depresi Akibat Intimidasi Anggota DPRD TTU
“Sehingga ini merupakan proses yang memang berlanjut secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut itu tadi,” pungkas Hengki.
Daftar 5 Peserta SPPI yang Meninggal Saat Latsarmil
Hingga 27 Juni 2026, berikut lima peserta SPPI calon pengurus Komando Desa Merah Putih yang dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti pelatihan dasar kemiliteran:
• Yonanda Muhammad Taufiq
• Anisa Muyassaroh
• Novia Rahmadhani Sihotang
• Muhammad Rifki Renaldi Gunawan
• Nola Dya Sari