Mensesneg Belum Beri Kepastian Soal Kelanjutan Latsarmil Calon Manajer Kopdes yang Penuh Polemik
--
AYUMI.id – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai jawaban Mensesneg soal kelanjutan latsarmil calon manajer Kopdes yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi belum memberikan jawaban pasti mengenai kelanjutan program latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Hal itu disampaikan setelah muncul sorotan menyusul meninggalnya sejumlah peserta selama mengikuti pelatihan.
Saat ditemui usai menghadiri penutupan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (28/6/2026), Prasetyo memilih belum menjelaskan apakah pelatihan tersebut akan dilanjutkan atau dihentikan.
"Hari ini acaranya Konvensi Sains Teknologi Industri, ya. Nanti waktunya, pada waktunya nanti akan kita sampaikan," katanya.
Baca juga: Video Viral Gek Diah Part 2 Bocor Telegram Twitter X, Ramai Dibahas Hingga Tuai Perdebatan Publik!
Baca juga: Uya Kuya Gantikan Eko Patrio, Resmi jadi Ketua DPW PAN Dilantik Langsung oleh Zulhas
Sebelumnya, pemerintah menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah mengikuti perkembangan kasus meninggalnya peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan menjadi calon manajer Kopdes Merah Putih. Menurut Prasetyo, kepala negara terus memantau situasi tersebut.
"(Presiden) monitor semua dong," ujarnya.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para peserta selama mengikuti latsarmil. Pemerintah, kata Prasetyo, akan melakukan evaluasi apabila ditemukan pelanggaran prosedur atau unsur kelalaian dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.
"Kalau evaluasi jelas dong. Jelas ya? Kan semua proses kan kita lakukan kalau ada misalnya salah prosedur, oh itu kita perbaiki. Dan kalau salah prosedur itu ada yang mengarah kepada hal-hal kelalaian, ya itu juga bagian dari evaluasi," terang Prasetyo.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penyebab insiden tersebut belum dapat disimpulkan berasal dari beratnya materi latihan.
"Ya belum dong, belum berat. Wong baru hari pertama, hari kedua," katanya.