Monday 29th of June 2026

Kronologi Baku Tembak Polisi VS Komplotan Pencuri Baterai BTS di Lampung, Satu Pelaku Tewas

Kronologi Baku Tembak Polisi VS Komplotan Pencuri Baterai BTS di Lampung, Satu Pelaku Tewas

--

AYUMI.id – Update kasus! Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai baku tembak polisi vs pencuri Lampung yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Pengungkapan kasus pencurian baterai Base Transceiver Station (BTS) di Lampung berujung baku tembak antara polisi dan komplotan pelaku. Insiden tersebut terjadi saat aparat melakukan pengembangan penyelidikan terhadap jaringan pencurian yang diduga telah beraksi di sejumlah lokasi.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung awalnya menangkap beberapa anggota komplotan. Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti serta memburu pelaku lain yang masih terlibat dalam jaringan tersebut.

Baca juga: Video Baku Tembak Polisi VS Pencuri di Lampung Viral Media Sosial, 1 Tewas dan 6 Berhasil Ditangkap

Baca juga: Video Viral Oknum TNI Dituduh Mengambil Lembu Warga, Klarifikasi Pemilik Lahan Jadi Sorotan

Baca juga: Miris! Istri Lagi Hamil 9 Bulan, Anggota DPRD Kota Semarang Digerebek di Tempat Pijat Plus-plus

Dalam proses pengembangan, petugas membawa salah seorang tersangka ke lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan barang hasil kejahatan. Namun, situasi berubah ketika sejumlah pelaku lain muncul dan melakukan perlawanan terhadap aparat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Pahala Simanjuntak menjelaskan bahwa para pelaku menyerang petugas menggunakan senjata api rakitan.

"Saat dilakukan pengembangan, anggota kami mendapat perlawanan dari pelaku yang menggunakan senjata api," ujarnya.

Karena keselamatan petugas terancam, polisi mengambil tindakan tegas dan terukur dengan membalas tembakan. Baku tembak pun tidak dapat dihindari hingga akhirnya satu orang pelaku terkena tembakan.

"Petugas memberikan tindakan tegas dan terukur karena pelaku lebih dahulu melakukan penembakan terhadap anggota," kata Pahala.

Pelaku yang terkena tembakan sempat dievakuasi ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong. Sementara itu, sejumlah anggota komplotan lainnya berhasil diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Polda Lampung.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST