Siapa Kurnia Rakhman? Penipu yang Memesan Kamar Hotel dan Souvenir yang Mengatasnamakan KEMENPAR
--
Komunikasi tersebut diduga mengarah pada tindakan yang berpotensi menyebabkan kerugian jika tidak didahului dengan proses verifikasi.
"Pelaku diduga menghubungi hotel dan vendor dengan dalih pemesanan kamar, ruang pertemuan, plakat, souvenir, maupun kebutuhan kegiatan lainnya yang mengarah pada tindakan penipuan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Kemenpar turut mengimbau masyarakat, pelaku usaha, dan juga mitra kerja guna selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Kemenpar.
"Sebelum menindaklanjuti informasi, permintaan kerja sama, maupun transaksi dalam bentuk apa pun, pastikan kebenarannya melalui kanal resmi," lanjutnya kemudian.
"Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan melakukan verifikasi terlebih dahulu guna menghindari kerugian akibat penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," lanjutnya kemudian.
Kementerian Pariwisata juga membagikan contoh Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang diduga digunakan pada komunikasi tersebut.
Melalui hasil penelusuran, terdapat perbedaan pada format dokumen, termasuk penyebutan struktur organisasi yang tidak sesuai dengan susunan resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.