Thursday 9th of July 2026

Pengontrak Surabaya Viral Mengaku Dapat Perundungan di Media Sosial, Minta Wakil Walikota Armuji Takedown Konten

Pengontrak Surabaya Viral Mengaku Dapat Perundungan di Media Sosial, Minta Wakil Walikota Armuji Takedown Konten

--

Ia menyebut, anaknya yang masih duduk di bangku sekolah mendapat perundungan (bullying) di media sosial.

Baca juga: Kediaman Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Oleh TNI, Ternyata Permintaan dari Kejagung

Baca juga: Profil Febrie Adriansyah, Jampidsus yang Kediamannya Dijaga Ketat Oleh TNI Atas Permintaan Kejagung

“Anak saya ada yang masih kerja itu juga kena hujatan, ada juga yang masih sekolah, teman-temannya sampai dia di-bully, kan itu bisa menyerang secara verbal dan psikisnya,” ungkap Titik saat ditemui Kompas.com di kediamannya, Selasa 7 Juli 2026.

Ia pun turut menunjukkan beberapa bukti percakapan orang yang tidak dikenalnya yang menghujat dirinya melalui Instagram. Namun, akun tersebut kini telah hilang.

Ia juga telah meminta kepada tim kreatif Armuji untuk men-take down video sidak itu setelah dirinya berpindah rumah.

"Nggak isok, ini digugat pun kalah, nggak punya kekuatan hukum. Ini (sertifikat milik Bambang) ada ikatan jual beli, notaris, secara hukum sah," kata Armuji kepada pengontrak.

Bullying di media sosial, atau cyberbullying, memicu bahaya serius seperti gangguan kesehatan mental (depresi dan kecemasan), isolasi sosial, dan trauma berkepanjangan akibat jejak digital yang permanen. Korban sering kehilangan rasa percaya diri, mengalami penurunan prestasi, hingga berisiko ekstrem pada dorongan bunuh diri.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST