Video Petani di Tuban Terbang Naik Drone Apakah Asli? Owner: 'Untuk Menambah Engagement Saja'
--
"Perlu kami sampaikan bahwa penggunaan drone yang sebenarnya di lahan kami hanya difungsikan untuk membantu operasional pertanian, yaitu untuk mengangkut bibit, pupuk, dan hasil panen ke area lahan tanam," ungkap Budianto saat dikonfirmasi detikJatim.
Baca juga: Profil dan Biodata Tan Kian, Namanya Tercatut Pada Skandal korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan ASABRI
Ternyata drone tersebut hasil modifikasi yang digunakan untuk menyemprot cairan pestisida serta pupuk cair ke tanaman di lahanbdari ketinggian upaya lebih efektif. Terlebih guna menjangkau area di medan yang sulit.
Ia menekankan bahwa drone tersebut sebenarnya tidak dirancang untuk mengangkut manusia. Pekerja yang terekam dalam video merupakan kepala area sekaligus mitra kerjanya yang secara sukarela mencoba diangkat menggunakan drone, dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan serta dilakukan secara perlahan.
Di sisi lain, Daeman menjelaskan alasan utama pihak perkebunan mulai menerapkan teknologi drone ini sejak tahun 2026.
Menurutnya, letak geografis lahan garapan mereka terisolasi oleh area tambak serta tidak memiliki akses jalan yang layak untuk dilewati oleh kendaraan bermotor, yang mana membuat kehadiran drone sangat membantu memangkas waktu kerja.
Walaupun mendapat sorotan luas dan viral di internet, pihak pengelola ladang menekankan bahwa dirinya belum memiliki ketertarikan untuk mengomersialkan atau menyewakan alat modifikasi tersebut kepada pihak luar.