Djaka Budhi Utama Buka Suara, Dirjen Bea Cukai yang Namanya Terseret Kasus Suap Blueray Cargo
--
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 yang berlangsung pada Rabu (20/5/2026). Dalam kesempatan itu, kepala negara meminta jajaran terkait untuk tidak ragu melakukan evaluasi terhadap pimpinan lembaga apabila dinilai gagal menjalankan tanggung jawabnya.
"Sekali ingatkan kembali, untuk kesekian kali, bea cukai kita harus diperbaiki. menteri keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidak mampu, segera diganti," ujarnya.
Presiden juga menekankan bahwa pemerintah harus bekerja cepat dan responsif dalam menjawab tuntutan masyarakat. Menurutnya, tidak boleh ada sikap lamban dalam menjalankan tugas pelayanan publik maupun pengawasan negara.
"Bangsa dan rakyat menuntut pekerjaan yang cepat jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha, pemerintah yang kumaha engkeh wae. kita harus jadi pemerintah yang didorong oleh engkek kumaha, bukan kumaha engkeh," ujar Prabowo.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mengambil tindakan tegas apabila nantinya terbukti ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Dirjen Bea dan Cukai. Ia menegaskan bahwa jabatan tidak akan menjadi penghalang bagi penegakan aturan.
Baca juga: Geger! Kejagung Geledah BGN Lebih dari 12 Jam, Dokumen Berhasil Disita dan Tetapkan Tiga Tersangka
"Harusnya iya, kalau terbukti (menerima suap) iya," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (21/5/2026).