Geger! Wanita di Bekasi Diduga Dianiaya Pacar yang Dikenalnya Secara Online dari Instagram Selama 6 Bulan Terakhir
--
AYUMI.id - Berikut ini akan kami sampaikan informasi mengenai wanita di bekasi diduga dianiaya pacar yang dikenalnya secara online dari Instagram yang wajib kamu tahu. Simak informasi selengkapnya yang sudah kami rangkum di sini!
Baru-baru ini diketahui bahwa seorang wanita berinisial TS (25), warga Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menyebutkan ia telah dianiaya dan disekap oleh pacarnya, S (28).
Berdasarkan penuturannya, TS mengaku mengenal S melalui media sosial Instagram sekitar satu setengah tahun lalu. Keduanya sama-sama berdomisili di wilayah Cikarang Selatan.
Melalui keterangan TS, tindakan kekerasan mulai dialaminya sejak sekitar enam bulan terakhir sejak menjalin hubungan dengan S. Aksi penganiayaan ini semakin parah dalam beberapa pekan terakhir.
"Saya kenal dia dari media sosial Instagram. Terus di enam bulan terakhir ini dia memang sudah mulai main tangan, cuma baru parahnya ini di minggu-minggu ini," jelas TS ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (13/7/2026).
Wanita di Bekasi Diduga Dianiaya Pacar
TS mengaku, selama berpacaran dengan S, keduanya sering mengalami konflik. Namun, hubungan tersebut tetap berlanjut karena setiap kali bertengkar mereka masih sempat berdamai.
"Sebelumnya masih normal. Habis berantem, jeda, baikan. Tapi sekarang tiap hari. Mau dia lagi tenang, mau lagi emosi, tetap mukul," katanya.
Kekerasan yang dialaminya berupa pemukulan menggunakan tangan kosong, dibenturkan ke tembok, hingga mendapat pukulan di bagian tubuh tertentu.
"Dia incar bagian muka saya. Cuma karena saya berusaha nangkis, jadi cuma kena lengan, kepala, badan, sama kaki," ujar TS.
Ia mengatakan, tindakan kekerasan tersebut tidak selalu dipicu oleh masalah tertentu. Menurutnya, S dapat meluapkan emosi secara tiba-tiba, bahkan ketika mereka sedang melakukan aktivitas sehari-hari.
"Kadang enggak ada alasan tertentu. Saat saya sedang makan atau sedang jalan sama dia, emosinya bisa muncul," kata TS.